LAPORAN PRAKTIK
TROUBLESHOOTING KENDALA JARINGAN
DASAR KEJURUAN / TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI 1
Kelas XI
Kelompok 3
Nama Anggota:
-Nadia Rachmawati (18)
-Cleya Mercya Anjani (08)
SMK BINA BANGSA DAMPIT
Tahun Pelajaran 2025/2026
DAFTAR ISI
1.Tujuan Pembelajaran
2.Kendala Jaringan Sederhana
a. PC Tidak Dapat Terhubung ke Internet Melalui LAN
b. PC Dapat Ping ke Gateway, Tetapi Tidak Dapat Membuka Website
c. PC Tidak Mendapatkan IP Address
3. Alat dan Bahan
4. Dasar Teori
5. Langkah Kerja
a. Kasus 1: PC Tidak Dapat Internet Via LAN
b. Kasus 2: Bisa ping Gateway Tapi Tidak Bisa Internet
c. Kasus 3: PC Tidak Mendapat IP (169.254.x.x)
6. Evaluasi
a. Apa Penyebab Munculnya IP 169.254.x.x ?
b. Mengapa Ping ke IP Berhasil, Tetapi Ping ke Domain Gagal?
c. Sebutkan 3 Langkah Awal Saat Troubleshooting Jaringan?
1. Tujuan Pembelajaran
- Mengidentifikasi kendala jaringan sederhana.
- Menganalisa penyebab gangguan koneksi.
- Menentukan solusi perbaikan jaringan.
- Membuat laporan hasil troubleshooting jaringan
2. Kendala Jaringan Sederhana
- PC Tidak Dapat Terhubung ke Internet Melalui LAN
Indikasi : Icon jaringan taskbar terdapat tanda silang/segitiga kuning.
Dugaan Penyebab : Kabel LAN terlepas, IP address tidak valid, DHCP server tidak aktif.
- PC Dapat Ping ke Gateway, Tetapi Tidak Dapat Membuka Website
Indikasi : Ping 192.168.1.1 berhasil, ping www.google.com gagal.
Dugaan Penyebab : DNS tidak terkonfigurasi dengan benar.
- PC Tidak Mendapatkan IP Address
Indikasi : Hasil ipconfig menunjukkan IP 169.254.x.x
Dugaan Penyebab : DHCP Server mati, kabel LAN tidak terkoneksi.
3. Alat dan Bahan
- 1 Unit PC/Laptop dengan LAN/WiFi.
- Switch/Router.
- Kabel LAN UTP.
- Akses Internet.
- Perintah CMD (ping, ipconfig, tracert).
4. Dasar Teori
IP Address : Alamat unik tiap perangkat dalam jaringan.
Gateway : Pintu gerbang menuju jaringan lain /internet.
DNS : Penerjemah nama domain ke alamat IP.
DHCP : Server yang memberikan IP secara otomatis.
Troubleshooting Tools:
ping : Mengecek konektivitas.
ipconfig : Melihat konfigutasi IP.
tracert : Menelusuri jalur paket.
5. Langkah Kerja
- Kasus 1: PC Tidak Dapat Internet Via LAN
1. Periksa kabel LAN dan Port
Pastikan kabel LAN terpasang dengan benar ke Komputer dan port switch/router. Kabel atau port yang rusak dapat menyebabkan komputer tidak memperoleh koneksi jaringan.
2. Jalankan perintah ping 127.0.0.1
Perintah ini digunakan untuk memastikan bahwa protokol jaringan (TCP/IP stack) pada komputer berfungsi dengan baik. Apabila tidak ada respon, maka terdapat masalah pada konfigurasi protokol atau driver jaringan.
Klik Windows+R > Ketik CMD > Ketik ping 127.0.0.1
3. Jalankan perintah ipconfig
Perintah ini berfungsi untuk menampilkan konfigurasi jaringan, seperti alamat ip, subnet mask, dan default gateway. Dari hasil ini dapat diketahui apakah komputer sudah memperoleh alamat ip yang benar.
4. Mengatur ulang IP (static/DHCP)
Jika komputer tidak memperoleh IP secara otomatis, lakukan pengaturan ulang. Dapat dengan mengaktifkan DHCP agar IP diperoleh otomatis, atau dengan memberikan IP secara manual.
a. Klik kanan ikon Wi-Fi / LAN → pilih Open Network & Internet Settings.
b. Pilih Change adapter options.
c. Klik kanan Wi-Fi atau Ethernet
d. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) → Properties.
e. Pilih Use the following IP address → isi manual. Klik OK → selesai.
5. Uji koneksi dengan ping 8.8.8.8 (Google DNS)
Uji konektivitas ke server DNS Google untuk memastikan komputer dapat berkomunikasi ke luar jaringan lokal. Jika berhasil, maka koneksi internet sudah tersedia.
- Kasus 2: Bisa ping Gateway Tapi Tidak Bisa Internet
Periksa apakah konfigurasi DNS sudah terisi. DNS diperlukan agar nama domain dapat diterjemahkan menjadi alamat IP.
Klik kanan ikon Wi-Fi/LAN → Open Network & Internet Settings → Change adapter options → klik kanan Wi-Fi/Ethernet → Properties → klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) → Properties → pilih Use the following DNS server addresses → isi misalnya:
Uji kembali koneksi dengan mengakses nama domain. Jika berhasil, maka konfigurasi DNS sudah benar dan komputer dapat mengakses internet.
- Kasus 3: PC Tidak Mendapat IP (169.254.x.x)
1.Pastikan DHCP server aktif di router
Periksa apakah layanan DHCP pada router dalam keadaan aktif. Jika tidak aktif, komputer tidak akan memperoleh alamat IP secara otomatis.
Start → ketik CMD → Enter
↓
Ketik ipconfig /all → Enter
↓
Cari adapter yang dipakai (Wi-Fi / Ethernet)
↓
Lihat baris DHCP Enabled
↓
→ Kalau Yes = DHCP aktif (otomatis dari router)
→ Kalau No = pakai IP static (manual)
![]() |
| DHCP Enabled: No (karena menggunakan IP Static) |
![]() |
| DHCP Enabled: Yes (otomatis dari router) |
2. Periksa kabel jaringan/switch
Pastikan kabel jaringan serta port pada switch berfungsi dengan baik. Kerusakan fisik dapat menghambat proses komunikasi dengan DHCP server.
3. Lepas pasang kabel LAN , lalu jalankan ipconfig /renew
Ipconfig /renew adalah tindakan yang digunakan untuk memaksa komputer untuk meminta alamat IP baru dan DHCP server.
![]() |
| Windows IP Configuration → proses renew IP gagal atau nggak ada respon dari DHCP server (biasanya karena DHCP di router tidak aktif/error) |
4. Apabila masih gagal atur IP Static
Jika komputer tetap tidak memperoleh alamat IP, lakukan konfigurasi manual dengan mengisi alamat IP, subnet mask. default gateway, serta DNS sesuai dengan jaringan yang digunakan.
6. Evaluasi
a. Apa Penyebab Munculnya IP 169.254.x.x ?
Alamat IP 169.254.x.x muncul karena komputer tidak berhasil memperoleh alamat IP dari DHCP Server. Pada kondisi tersebut, sistem operasi secara otomatis memberikan alamat APIPA (Automatic Private IP Addressing). Hal ini biasanya disebabkan oleh:
- DHCP server tidak aktif atau tidak berfungsi.
- Kabel jaringan tidak terhubung dengan baik.
- Permasalahan pada switch/router.
b. Mengapa Ping ke IP Berhasil, Tetapi Ping ke Domain Gagal?
Ping ke alamat IP berhasil karena komputer masih melakukan komunikasi langsung menggunakan alamat numerik. Namun, ping ke domain gagal karena terjadi masalah pada DNS (Domain Name System), yaitu:
- Konfigurasi DNS kosong atau salah.
- DNS server yang digunakan tidak dapat diakses.
- Terdapat gangguan pada jaringan yang menghubungkan ke server DNS.
c. Sebutkan 3 Langkah Awal Saat Troubleshooting Jaringan?
Tiga langkah awal yang harus dilakukan ketika melakukan troublesjooting jaringan adalah:
1. Memeriksa kondisi fisik kabel jaringan dan port untuk memastikan tidak ada kerusakan atau sambungann yang longgar.
2. Menjalankan perintah ping 127.0.0.1 untuk memastikan protocol (TCP/IP) pada komputer berfungsi dengan baik.
3. Menjalankan perintah ipconfig untuk memeriksa konfigurasi alamat IP, subnet mask, dan gateway pada komputer.
















Komentar
Posting Komentar